Read more: http://tavincute.blogspot.com/2011/05/membuat-teks-berjalan-pada-navbar.html#ixzz3zrz2SP22

Kamis, 11 Februari 2016

TANDA MUSANG AKAR YANG SAKIT



Musang yang sedang sakit memiliki ciri spesifik yang tidak dimiliki musang yang sehat. Artikel singkat tentang ciri musang yang sedang sakit ini diharapkan bisa membantu owner musang untuk mengobati musangnya yang sakit atau calon owner musang yang ingin tahu apakah musang yang dibelinya termasuk sehat atau tidak. Tanda musang yang sakit bisa diketahui dengan beberapa ciri musang sakit berikut:
  • Bentuk feses cair, berbau busuk, berdarah, atau berwarna terang.
Ciri musang yang sedang sakit bisa dilihat dari fesesnya
  • Nafsu makan kurang atau tidak ada samasekali.
Musang yang malas makan atau bahkan tidak mau makan sama sekali kemungkinan besar sedang sakit. Poin kedua dari tanda musang sakit ini akan makin kuat jika cocok dengan poin pertama yang saya sebutkan sebelumnya.
  • Malas bergerak.
Musang biasanya aktif bergerak, baik itu di siang hari, terlebih pada malam hari karena pada dasarnya musang adalah hewan nocturnal. Musang yang malas bergerak bisa jadi adalah musang yang sakit. Sebaiknya cek juga fesesnya untuk menguatkan apakah musang tersebut sakit atau tidak.
  • Bulu rontok (hairloss) atau sering menggaruk.
Tanda musang sakit yang selanjutnya adalah bulunya rontok dan musang kelihatan sering menggaruk badannya. Poin keempat ini dikhususkan kepada musang yang memiliki penyakit pada bagian luar tubuhnya, bukan pada organ dalam tubuh musang itu sendiri. Namun, tentu saja penyakit luar pada musang seperti scabies dan lain sebagainya tidak bisa dianggap remeh. Meski termasuk penyakit luar, penyakit musang akibat kutu dan jamur sama berbahayanya seperti penyakit dalam tubuh musang.
Nah, demikian informasi mengenai tanda-tanda musang akar yang sakit. Semoga dapat membantu bagi anda pecinta musang.

SALAH SATU PENYEBAB KEMATIAN MUSANG AKAR



Sedikit info tentang amoeba atau jamur yang mengakibatkan musang keracunan. Pernahkah kalian disaat memelihara musang atau hewan mamalia lainnya pada suatu hari mengalami muntah-muntah dan BAB encer dan berbau?
Beberapa faktor yang mengakibatkan musang seperti ini biasanya dari virus. Selain itu juga ditemukan bahwa musang yang muntah-muntah dan BAB encer diakibatkan oleh jamur/fungi/ameoba. Biasanya amoeba/jamur ada pada makanan musang yang kadaluarsa bisa juga karena bekas makan dan sisa makanan masih menempel dan berbau didalam kandang. Selain itu juga ada pada makanan instant yang sudah berjamur dan makanan lainya. Hal ini tidak terjadi pada setiap musang dan bila dibawa ke klinik dan dilihat hasil lab biasanya kita akan mengetahui apakah musang kita keracunan terkena jamur atau virus.

Gejalanya bila musang keracunan atau terkena jamur atau amoeba, pola makan normal tetapi dalam waktu 1 hari dan maksimal seminggu, musang akan muntah-muntah dan BAB yang encer tidak biasa dan berbau. Biasanya diiringi menurunnya napsu makan dan lemas tak berdaya. Usahakan bila melihat kondisi seperti ini, buatlah si musang akar mau minum minum air putih, minuman ber ion atau oralit juga bisa, agar si musang tidak kekurangan cairan tubuh. Apabila cairan tubuh rendah dipastikan si musang akan dehidrasi, dehidrasi pada mamalia sangat berbahaya yang mengakibatkan turunnya berat badan, lemas bahkan kematian. Bawalah ke rumah sakit hewan atau klinik terdekat dan usahakan jangan berspekulasi tentang penyakit yang dideritanya. Untuk mencegah terjadinya virus atau jamur bisa kita lakukan pergantian makanan lama ke makanan baru. Sisa makanan pagi tidak diberikan sampai sore hingga malam. Bersihkan tempat minum dan tempat makan. Bersihkan kandang terlebih bawah kandang karena jamur atau fungi suka berada dalam kandang.

PERUBAHAN PERILAKU MUSANG AKAR SETELAH PANGKUR



Musang berubah menjadi galak atau menjadi penakut setelah dipangkur. Pangkur adalah istilah yang digunakan untuk proses menumpulkan taring musang. Sebaiknya musang akar tidak perlu dipangkur atau dipotong giginya karena musang yang dipangkur giginya akan mengalami kesakitan yang amat sangat di rahang dan giginya. Kalau tidak percaya, coba anda potong gigi anda sendiri. Sakit? Ya, kira-kira seperti itulah sakitnya.
Karena kesakitan inilah musang yang dipotong giginya akan mengalami stress dan depresi setelah dipangkur. Terkadang, proses pangkur yang asal-asalan membuat musang traumatik berkepanjangan. Inilah yang membuat musang berubah perilakunya pasca dipangkur.
Sekali lagi, dengan amat sangat, jangan pernah memangkur musang. Lagipula, musang bukan hewan peliharaan orang manja yang dikit-dikit ngeluh digigit musang di Facebook. Karena kasihan juga musangnya bila sampai berubah perilaku musang setelah dipangkur. Semoga artikel ini bisa memberikan pencerahan bagi anda semua.

MUSANG AKAR MENGELUARKAN AIR LIUR YANG BERLEBIHAN

Ada beberapa sebab kenapa musang akar sering ngiler atau musang sering mengeluarkan air liur berlebihan. Ngiler sebenernya masih bisa dikatakan normal jika musang mengeluarkan air liur yang tidak terlalu banyak. Jika terlalu banyak, bisa jadi musang tersebut sedang sakit.

Ada beberapa penyebab kenapa musang sering ngiler, diantaranya adalah:
  • Kepanasan.
Suhu panas adalah penyebab pertama dari daftar kenapa musang suka mengeluarkan air liur. Musang kerap membuka mulutnya jika ia merasa kepanasan. Hal tersebut membuat air liur musang keluar tanpa henti.
  • Penyakit mulut atau pembusukan gigi.
Ini adalah penyebab kedua kenapa musang sering mengeluarkan air liur berlebihan. Kemungkinan musang sering ngiler karena penyakit mulut atau pembusukan gigi juga biasa terjadi pada musang yang baru dipangkur, terutama musang yang dipangkur bukan oleh dokter hewan. Selain itu, musang yang terkena sariawan atau sedang memiliki masalah kesehatan di bagian mulutnya juga kerap mengeluarkan air liur berlebihan.
  • Susah menelan.
Penyebab yang ketiga dari penyebab kenapa musang suka ngiler adalah susah menelan. Masalah ini bisa disebabkan oleh banyak sebab. Bisa jadi musang tersebut memakan sesuatu atau benda asing yang membuat mulutnya tidak enak atau terasa pahit.
  • Stress, ketakutan, mabuk perjalanan.
Stress, ketakutan yang amat sangat, dan mabuk perjalanan adalah penyebab selanjutnya dari daftar penyebab kenapa musang sering ngiler. Stress dan ketakutan mungkin bisa lebih sering terjadi dalam menyebabkan musang mengeluarkan liur dibandingkan karena mabuk perjalanan.
  • Penyakit pada ginjal atau hati.
Penyakit pada ginjal musang atau gangguan pada hati bisa menyebabkan musang sering mengeluarkan air liur. Hal ini kerap terjadi pada musang obesitas. Jika anda memiliki musang obesitas yang sering mengeluarkan liur dari mulut, sebaiknya segera periksakan ke dokter hewan terdekat agar mendapatkan perawatan.
  • Mengkonsumsi bahan kimia atau beracun ringan.
Penyebab lainnya dari daftar sebab kenapa musang sering ngiler adalah sengaja atau tidak sengaja memakan atau mengkonsumsi bahan kimia.
·      Infeksi pada saluran pernafasan.
Infeksi saluran pernafasan adalah penyebab terakhir dari daftar sebab kenapa musang sering mengeluarkan ludah. Infeksi pada saluran pernafasan juga kerap menimbulkan gejala musang susah bernafas, seperti terengah-engah, serta sering mengeluarkan cairan dari hidung. Untuk kasus seperti ini, diperlukan diagnosa yang tepat dan penanganan yang tepat. Sebaiknya, segera bawa ke dokter hewan agar mendapatkan penanganan.

MENSTRUASI PADA MUSANG AKAR BETINA



Banyak pecinta musang yang masih belum tahu kalau musang betina mengalami mens atau menstruasi. Hal ini normal terjadi pada musang betina yang memasuki usia kawin (diatas 6 bulan).

Ciri Musang Betina Yang Sedang Menstruasi bisa dikatakan mirip manusia yang sedang mens yaitu pendarahan di bagian kemaluan selama beberapa hari, kram perut, kembung perut dan bahkan perubahan perilaku musang menjadi agresif (galak). Kadangkala, musang yang sedang mens juga mengalami demam, badannya terasa lebih hangat dari normal. Ada kalanya, muncul lendir berwarna keruh atau kekuningan di bagian genital musang betina yang sedang mens. Tanda-tanda musang yang sedang menstruasi tersebut biasanya akan berlangsung selama beberapa hari hingga maksimal 12 hari. Adapun siklus menstruasi pada musang akan terjadi tiap bulannya.
Penanganan Musang Betina Yang Sedang Menstruasi yaitu dengan pembatasan interaksi perlu dilakukan untuk menghandle musang yang sedang mens. Anda masih boleh berinteraksi dengan musang di dalam kandang dengan cara mengelus punggungnya, handsfeed, dan lainnya, namun hindari memegang bagian perut musang betina yang sedang mens. Asupan makanan makanan untuk musang betina yang sedang mens juga sebaiknya dijaga. Berikan asupan makanan yang seimbang dari segi gizi dan seratnya. Anda bisa memberikan sari kurma sebagai makanan tambahan untuk musang betina yang sedang menstruasi. Buah-buahan seperti pepaya matang dan pisang bisa tetap anda berikan. Saran lain, anda bisa memberikan hati ayam rebus untuk musang yang sedang menstruasi.